Monday, 31 August 2020

Kesederhanaan

Kesederhanaan itu tengah-tengah, tidak terlalu ke atas dan tidak terlalu ke bawah. Kesederhanaan itu mudah, tetapi suka dibikin susah. Kesederhanaan itu fitrah, tetapi suka dilanggar. Kesederhanaan itu dasar dari suatu pondasi bangunan yang kokoh, tetapi suka direkayasa. Kesederhanaan itu merupakan panggilan nurani, tetapi suka dipolitisir..

Yang sederhana dibikin susah dan rumit, njelimet bak benang yang kusut. Yang sederhana suka dibesar-besarkan, sehingga intinya tersamar dan kabur yang terlihat sekedar kulitnya yang dipusti-pusti. Yang sederhana selalu dipandang sinis, dicuekin dan dipandang ketinggalan jaman. Yang sederhana suka dianggap menghambat kemajuan, mesti disisihkan dan dipinggirkan. Yang sederhana dinilai kontra modernisasi, tidak produktif dan tidak ekonomis..

Padahal apa itu kemajuan, modernisasi, produktivitas dan ekonomis? Apakah itu modern hidup di negeri ini menjadi buruh dari pengusaha asing? Apakah itu modern kekayaan negeri ini dibiarkan dijarah oleh orang-orang asing? Apakah itu modern hidup wah dari utang bangsa-bangsa asing? Apakah modern jika kita sudah kehilangan kemerdekaan dan kehormatan diri sebagai bangsa yang bebas dan merdeka?

Wallahu a'lam.

*****


No comments:

Post a Comment