Thursday, 9 April 2020

Terkadang Manusia Lebih Perduli Kepada Manusia Daripada Kepada Rabb-nya

Terkadang manusia lebih perduli kepada manusia daripada kepada Rabb-nya. Ketika ada seseorang mengumumkan adanya khabar gembira, entah itu door prize, hadiah perlombaan, atau bagi-bagi sembako gratis, berbondong-bondong orang pada antre untuk mendapatkannya. Atau ketika ada khabar terjadinya musibah ataupun ancaman bencana bagi keselamatan semua orang, maka hal itu sudah membuat ramai keadaan, bikin heboh juga bikin gempar sejagad maya.

Namun ketika Rabb-nya memberikan khabar gembira tentang adanya pahala dan tiket untuk meraih surga-Nya bagi orang-orang yang mau beriman dan bertakwa kepada-Nya. Bagi orang-orang yang mau melakukan amal shaleh dan amal kebajikan. Bagi orang-orang yang mau menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Seringkali orang cuek dan acuh tak acuh. Atau ketika Rabb-nya memberikan khabar tentang adanya ancaman siksa yang berat dan azab-Nya yang dahsyat, bagi orang-orang yang durhaka. Bagi orang-orang yang suka berbuat kemaksiatan dan kemungkaran. Bagi orang-orang yang suka mengabaikan perintah-Nya dan melanggar larangan-Nya. Bagi orang-orang yang suka menentang kekuasaan-Nya dan mempersekutukannya dengan selain-Nya. Kerapkali orang tidak perduli dan menganggapnya seolah-olah angin lalu.

Maka tempat-tempat untuk berbuat hal yang maksiat selalu lebih ramai dikunjungi orang daripada tempat- tempat untuk berbuat hal yang maruf.

Allahu a'lam,

*****


No comments:

Post a Comment