Entah disengaja atau tidak, orang kita umumnya kalau mengerjakan sesuatu itu sepertinya asal jadi saja atau malah asal-asalan saja. Atau juga hanya sekedar asal cepat saja. Sedangkan soal kualitas dll-nya no 17.
Seperti pengecoran jalan, seringkali pada ujung-ujungnya jika separoh jalan yang dicor. Atau pada sambungannya tidak rata atau tidak diratakan. Sehingga serupa dengan polisi tidur menjadi ranjau jebakan bagi pengendara kendaraan.
Padahal sebenarnya bisa diratakan atau dibuat melandai ke arah jalan yang tidak dicor. Sehingga bisa terlihat lebih rapih dan lebih indah juga lebih nyaman dan lebih aman saat dipergunakan untuk berkendaraan.
Juga pembuatannya yang umumnya dibuat rata dan merata ke seluruh bagian jalan. Jelas kurang ideal dan kurang sempurna bagi pembuatan jalan yang baik. Seharusnya badan jalan itu dibuat agak melandai (lebih rendah) ke sisi kiri dan ke sisi kanannya dan ke tengahnya lebih tinggi (puncaknya). Sehingga saat hujan turun seluruh airnya bisa mengalir habis ke sisi kiri dan kanan jalan. Sehingga tidak menimbulkan genangan air di badan jalan yang bisa mempercepat rusaknya jalan.
Begitupun di setiap tikungan dan belokan harus dibuat dan diatur sedemikian rupa. Tidak sama dengan di jalan yang lurus. Seperti belokan ke kiri, jalan dibuat dan diatur ke sisi sebelah kiri lebih rendah dari sisi sebelah kanannya yang lebih tinggi (puncaknya), serupa tikungan di sirkuit arena balapan kendaraan. Begitupun belokan ke kanan, atau di setiap belokan, sehingga lebih aman dan lebih nyaman saat menikung selagi berkendaraan.
Wallahu a'lam.
*****
No comments:
Post a Comment